Teluk Ijo, Halong Bay Ujung Timur Pulau Jawa

 

Teluk Ijo atau nama bekennya Green Bay, sebuah pantai di kawasan Taman Nasional Meru Betiri Sarongan Pesanggrahan Banyuwangi. Seperti namanya Green Bay, jika traveler berkunjung kesini akan menemukan sebuah pantai tersembunyi yang masih alami. Untuk sampai menuju Teluk Ijo, ada dua cara. Pertama, berjalan menyusuri perbukitan, yang kedua bisa menggunakan perahu tongkang.

Teluk Ijo

Untuk keberangkatan, saya memilih menggunakan jalur darat alias jalan kaki sejauh 3Km dari pantai Rajegwesi.  Sepanjang perjalanan cukup rindang, daun-daun lebat dari pohon yang berumur ratusan tahun menjadi peneduh sepanjang perjalanan. Meskipun licin, tapi rute perjalanan ini cukup menantang.

Rute perjalanan darat

Sebelum sampai di Teluk Ijo, saya melewati sebuah pantai yang  dinamakan Pantai Batu.  Pada saat saya lewat terdengar  suara batu yang tersapu ombak seperti batu berjatuhan. Awalnya saya mengira, ini adalah Teluk Ijo, namun ternyata bukan. Teluk Ijo berada tersembunyi di balik bukit .

Pantai Batu

Nama Teluk Ijo  sendiri masih kalah beken dibanding Pantai Sukamade yang khas dengan penyunya. Namun, jika traveler datang kesini, keindahan Teluk Ijo tidak perlu diragukan. Lautnya yang berwarna kehijauan seolah menjadi ciri khas keunikan pantai di kilometer 90 kabupaten Banyuwangi ini. Disini, traveler bisa berenang, berswafoto dan mengabadikan keindahan laut dengan pasir putihnya

Teluk Ijo

Jika traveler memilih menggunakan perahu, traveler seperti sedang berasa di Halong Bay Vietnam. Untuk naik perahu dari Pantai Rajegwesi ke Teluk ijo dikenakan 20.000 ribu per kepala. Cukup murah dan hanya butuh waktu 20 menit untuk sampai di Teluk Ijo menggunakan perahu jika ombak sedang bersahabat. Sensasi naik perahu sebetulnya lebih menantang ketimbang jalan menuju Teluk Ijo.

Terpaan ombak, perahu yang bergoyang, air laut yang masuk di sisi-sisi perahu menjadi cerita keseruan yang bisa diceritakan sepanjang perjalanan menuju Halong Bay ujung timur Pulau Jawa.