Lari di Ajang Singapore Marathon 2016

 

Singapore Marathon 2016 menjadi ajang event lari marathon pertama di luar negeri yang saya ikuti.  Bermodal tuker poin GFF Garuda Indonesia, terbanglah saya dari Surabaya menuju Singapore. Maskapai pelat merah yang mengklaim dirinya menjadi salah satu maskapai pesawat terbang bintang 5 ini selalu saya tunggangi kemanapun saya pergi. 


Saya mengambil rute penerbangan pagi pukul 07.30 dari Surabaya. Perjalanan Singapore ditempuh dalam kurun waktu 2 jam. Mendarat pukul 10.15 waktu Singapore, waktu Singapore lebih cepat satu jam dari waktu Indonesia. 

Di Terminal 3 Changi saya mulai mencari rute tujuan Singapore Expo. Seperti halnya anak backpacker yang biasa terbang kesana kemari tentu saya berusaha mencari moda transportasi yang hemat, dalam hal ini tentu MRT.

Cukup merogoh kocek 12 Dollar Singapore atau sekitar 120 ribu rupiah kita sudah bisa berkeliling hemat di Singapore. Sampai di Singapore Expo saya langsung menuju Hall 4 tempat dimana penukaran race pack collection.  Kesan awal, semuanya begitu tertata rapi, jadi mulai kelas 10 K, 21 K maupun 42 K tidak ada cerita yang namanya ambil racepack dorong-dorongan, dan semuanya tanpa antri. 

Panitia penyelenggara benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat baik. Tidak lebih dari 5 menit saya sudah bisa mendapatkan race pack beserta no BIB nya. Kali ini nomor BIB saya tertulis 23810.

Hall yang begitu luas juga sangat dimanfaatkan oleh penyelenggara untuk ajang berjualan. Jadi para marathoners setelah ambil racepack mereka bisa lanjut berbelanja berbagai peralatan lari dan tentu harganya lumayan mahal karena dibandrol pake dollar, tapi dari segi kualitas memang tidak perlu diragukan.

Beranjak dari Hall, saya menuju lokasi hotel di kawasan Orchard. Sengaja menginap di kawasan ini agar besok pagi tinggal jalan kaki di lokasi start.Jarak lokasi start dari hotel butuh waktu 3 menit berjalan, saya sudah berada di lokasi Central Orchard dimana semua pelari mengambil start. 

Warna hijau dominan memenuhi baju peserta marathon. Seperti biasa, walaupun panitia selalu menyediakan saya baju, saya tetap bangga memakai baju TelkomselRunners. Meski tidak dibayari perusahaan untuk berlari, tidak masalah bagi saya untuk membawa Brand Corporate di setiap ajang lari.


Start dibagi menjadi beberapa kelas, start 10K, 21K dan 42 K. Mulai start pukul 04.30 Waktu Singapore. Berbeda dengan marathon yang biasa saya ikuti di Indonesia, Singapore Marathon untuk kelas 21 Km startnya masih dibagi lagi menjadi beberapa kelas sesuai estimated waktu. 

Jadi sudah terpampang di pengumuman, PEN A untuk HM dengan estimated finish 1,5 jam. Tentu saya tidak mengambil start disini, karena ini khusus kelas atlit.Saya mengambil start di PEN F dengan estimated finish 21 Km ditempuh 2,5 Jam.

Walaupun startnya dimulai pagi, suasananya cukup panas, dikarenakan banyaknya pelari. Cukup gerah dan ruang gerak tidak begitu leluasa, beruntung saya berada di barisan paling depan sendiri, jadi tidak terlalu berdesakan.

Marathon ini cukup photoable, pemandangan sepanjang lari melewati Marina Bay Sands ,Gedung Opera Singapore, sampai Garden by the bay di bibir danau buatan layak diabadikan dalam bingkai kamera ponsel.

Namun, marathon di luar negeri jarang ada pelari yang narsis, kebanyakan dari mereka benar-benar fokus berlari dan mengejar tenggat waktu yang ditetapkan. Cukup salut, karena justru saya jadi ikutan mengurangi foto-foto sepanjang jalan.


Alhasil sampai di garis finish dalam catatan waktu 2jam 52 Menit. Ada kenaikan 15 menit dari catatan waktu marathon saya sebelumnya. Mengambil medali bertuliskan "Finisher 21Km" semua capek langsung hilang.

Kawan-kawan TelkomselRunners


Pembagian medalipun begitu rapi dan tidak ada aksi antrian panjang apalagi mengular, semuanya clear. Meski begitu, Singapore Marathon 2016 tetap diwarnai korban yang meninggal di 1 kilometer terakhir menjelang finish. 

Ini menjadi catatan bagi kita semua, berlari memang penting tapi tidak ada yang setara dengan nyawa. Jadi tetaplah berlari dengan safely.