Antara New York dan Philadelphia

New York

Judulnya udah kayak lagu antara Anyer dan Jakarta… hehe, ini #CeritaPart6 keliling Amerika. Akhirnya setelah menjelajah Washington, perjalanan selanjutnya adalah New York. Kota yang diberi julukan The Big Apple ini juga menjadi itinerary wajib ketika ke United States. Berbeda dengan Boston dan Washington yang sepi dengan Gedung Pencakar Langit, New York bisa di bilang sebagai “gudangnya” bangunan-bangunan tinggi menjulang dengan koleksi gerai-gerai branded dan perkantoran. Bagi yang hobi belanja, New York juga bisa menjadi surga bagi para traveler.

 Empire State Building

Jika bicara New York ada beberapa tempat menjadi “fardhu ain” untuk dikunjungi. Pertama Empire State dan yang kedua Patung Liberty. Seperti kita ketahui, Empire State pernah menyandang  predikat sebagai gedung tertinggi selama 40 tahun sebelum akhirnya disalip oleh sesama rekannya pencakar langit Burj khalifa di Dubai.

Lobi dasar Empire State

Untuk masuk Empire State kita mesti bayar 40 USD atau sekitar 550 ribu rupiah. Di lobby dasar kesan megah sudah tampak. Penjaga berkulit hitam berjaga di tiap lift mulai dari pintu masuk sampai lift di atas, hampir 80 persennya, penjaga Empire State berkulit hitam. Menurut saya ini menarik, mereka tidak membedakan ras warna kulit hitam dan putih, semuanya diberi kesempatan yang sama, dan para penjaga ini bisa dibilang sangat ramah  dengan tourist. Lantai Empire state sendiri terdiri 102 lantai, hanya butuh waktu kurang dari 4 menit saya sudah sampai di lantai paling tinggi Empire State.

Sampai diatas kita diberi suguhan view New York, disini kita bisa melihat gedung-gedung pencakar langit dengan sangat jelas, ada kamera teropong juga buat melihat New York dari dekat, diatas juga dilengkapi toko souvenir untuk membeli oleh-oleh khas Empire State.

New York

Bagi saya yang hobi fotografi, berada di atas Empire State bisa jadi moment buat dapetin foto-foto city scape . Dan ini merupakan  kali ke lima saya berada di atas salah satu diantara banyak pencakar langit dunia, setelah sebelumnya menyambangi Burj Khalifa Dubai, Abraj Al Bait Mekkah, Petronas Tower Malaysia, Tokyo Tower Jepang, dan Menara Montparnasse Paris. Angle mata elang menjadi foto-foto andalan buat saya pajang dan koleksi di rumah.

Sky Deck Empire State

Seperti biasa ketika berada di tempat-tempat tinggi rasa syukur pasti akan muncul dengan sendirinya. Saya tidak pernah punya bayangan sama sekali untuk bisa sampai di bangunan yang bisa dibilang cukup legend.

Times Square New York

Setelah dari Empire state, tolah toleh, lanjut ke Times Square, biasanya, ke KW 1 dan KW 2 nya Times Square di Hongkong atau di Jepang, nah sekarang ini, aslinya, beberapa gerai branded saya liat di kawasan ini, kalo mau beli kaos Hard Rock New York, counter resminya ada di kawasan ini.

Patung Lilin Donald Trump di Madame Tussaud New York, Amerika Serikat

Masih di kawasan Manhattan ini juga, ada Madame Tussaud New York, koleksi boneka lilinnya bisa dibilang lengkap, tokoh-tokoh kelas dunia seperti Donald Trump, Kate Middleton, Madonna, Aiswarya Rai semua ada. Madame Tussaud New York juga lebih bagus, ketimbang Madame Tussaud Hongkong.

Gorilla ini terbuat dari Ban Bekas

Di samping Madame Tussaud juga ada Museum Ripleys Believe it or Not. Untuk masuk ke museum ini saya mesti bayar 60 USD, lumayan sih, isinya cukup memberi kita pengetahuan tentang sesuatu yang unik di dunia.

Patung Liberty

Yang tidak kalah menarik dari tempat diatas adalah Patung Liberty. Bangunan ini menjadi ikon dalam setiap film yang lokasi shootingnya di  New York. Liberty yang sering di filmkan di hantam ombak dan tsunami, faktanya berdiri megah di Pulau Liberty, berada di samping muara Sungai Hudson New York Harbor, Amerika Serikat.


Hampir semua orang yang berada di Patung ini pasti berfoto, entah selfie ataupun mengabadikan Liberty itu sendiri. Maklum, mumpung di tempat yang menjadi simbol dari kemerdekaan Amerika.

Liberty Bell

Setelah puas mengambil foto-foto Liberty, saya geser dari New York ke City of Brotherly Love, sebutan lain untuk Philadelpia. Di Philadelphia ini juga terdapat kebun binatang pertama di Amerika Serikat. Selain itu, Philadelphia juga merupakan tempat persangrahan Liberty Bell yang memiliki makna historis tersendiri bagi Amerika.

Museum seni Philadelphia

Tak jauh dari Liberty Bell, juga terdapat museum seni Philadelphia, balaikota Philadelphia dan independence Hall. Sementara bagian selatan Philadelphia biasanya disebut South Philly, di mana banyak bermukim warga Indonesia yang bekerja baik secara legal maupun ilegal. Informasi dihimpun terdapat tidak kurang dari 5000 warga Indonesia yang menetap di South Philly. Melakukan perjalanan seperti ini bisa menjadi i'tibar kalo  bumi Allah ternyata sangat luas,  dan masih banyak tempat yang belum saya jelajahi.

(BERSAMBUNG)