Al Quran Tertua di Asia

Jika berkunjung ke Pulau Alor, jangan lupa singgah ke obyek situs Al Quran tua di Desa Alor Besar Kecamatan Alor Barat Laut Kabupaten Alor, disini terdapat sebuah Al Quran tertua di Asia yang terbuat dari kulit kayu. Al Quran tersebut sekarang disimpan oleh Nurdin Gogo yang merupakan keturunan ke-14 dari kesultanan Ternate.


Berbeda hal nya dengan peninggalan sejarah lain yang kita  hanya bisa melihat dibalik kaca dinding museum, Al Quran ini bisa dengan bebas kita pegang langsung bentuk fisiknya. Meski telah berumur lebih dari 400 tahun, bentuk fisik Al Quran yang terbuat dari kulit kayu ini tetap terawat dengan baik, bahkan kita bisa membaca tulisan kaligrafi setiap ayat di Al Quran tersebut. Sebagaimana kitab suci Al Quran, ketika membacanya, kita diwajibkan untuk bersuci berwudhu terlebih dahulu. 

Ada yang unik dengan Al Quran ini, pada tahun 1982, rumah pondok tempat menyimpan Al Quran ini hangus terbakar, dan semuanya barang di dalamnya terbakar habis, hanya ada satu benda yang tidak terbakar yakni Al Quran ini. Informasi dihimpun sejumlah kalangan menyebutkan bahwa AlQuran ini berasal dari Timur Tengah dan ditulis pada zaman Nabi Muhammad SAW.


Meski telah masuk situs tua yang dilindungi, Al Quran ini tidak dikelola oleh pemerintah, konon Al Quran ini tidak boleh dibawa keluar pondok dan hanya keturunan Lang Gogo yang diamanati untuk menyimpan Al Quran ini. Jadi jika traveler ke Alor, sempatkan mampir membaca beberapa juz dari Al Quran tertua di Asia ini.